BONUS ANGPAO UNTUK SETIAP MEMBER BARU SEBESAR RP 15.000,- | BONUS ANGPAO HARIAN 5% UNTUK SEMUA MEMBER | BONUS REFERRAL UP TO 50 % JOIN US NOW : KARTUGILA.NET
berbagai informasi trik dan tips

PROMO SPECIAL NATAL DAN TAHUN BARU 2018

Nikmati Bonus New Member dan Cashback

1 ID UNTUK SEMUA GAME SPORT, CASINO, POKER, TOGEL

Mari Bergabung Bersama Kami dan Nikmati Berbagai Promo dan Hadiah Menarik

MixBola Adalah Agen Judi Terpecaya dan Terbesar

Bonus Deposit Pertama dan Turn over Mingguan

Mainkan 6 Game Dalam 1 Website

Poker, q-kick, ceme, capsa, live poker, ceme keliling

MINIMAL DEPOSIT TERKECIL DAN PROSES KILAT

Poker Terpecaya dan Terbesar di Indonesia Dengan Pelayanan Terbaik

Saturday, July 14, 2018

Seorang Anak Viral Di Bali Minum Air Dari Tong Sampah

Sebuah video perlihatkan seorang anak di Bali minum dari botol bekas orang di tong sampah yang sudah viral di media sosial.
Video yang viral di unggah oleh netizen bernama Fachriansyah Jimmy lewat akun Facebook, Sebuah video pun sangat tampak dari seorang bocah berusia sekitar 7 tahun berdiri tepat tempat tong sampah.
Bocah tersebut gak di sangka sedang mengacak tempat sampah itu, Dari tempat sampah di sebuah rumah makan terkenal itu dirinya mengambil botol air mineral bekas. Dan meminum sisa air di dalam botol tersebut.
Bocah yang tidak memakai alas kaki ini tampak cuek saja meneguk air bekas orang, Padahal di lokasi terlihat banyak orang dan seorang bocah seumur nya yang baru turun dari mobil sempat memperhatikan kelakuan nya.
Video ini pun langsung viral di media sosial, sudah di share atau dibagikan 3,766 kali oleh netizen. Banyak yang terharu melihat kondisi bocah itu minum minuman sisa dari tong sampah di wilayah Kuta Bali.
Fachri pada saat itu juga sedang mengantarkan tamu ke tempat belanja kaos yang terkenal di Bali, Sambil menunggu tamu berbelanja diri nya melihat bocah itu sedang mengorek tempat sampah.
Menurut Fachriansyah Jimmy banyak netizen yang menyalahkan dirinya kenapa cuma merekam video, tetapi bukan menolong bocah tersebut namun dia menjelaskan diri nya punya tujuan merekam kejadian tersebut. Dan menurutnya dia setelahnya membelikan bocah itu minuman dan memberi sejumlah uang.
Maksud saya merekam itu biar teman-teman saya yang lain juga tahu banyak orang yang lebih banyak membutuhkan, Padahal niat saya kan baik dan saya ada grup teman-teman driver. Kebanyakan teman-teman driver ada ngeluh soal penghasilan sepi tamunya, Jadi biar tahu masih banyak orang-orang di bawah yang kekurangan. Jadi harus bersyukur.
Soal bocah itu Fachri menilai bocah tersebut tidak bersekolah. Sebab dirinya sering melihat bocah itu kala melintas mengantarkan penumpang di wilayah Jalan Raya Kuta. Dia berharap, pemerintah memberi perhatian agar anak-anak seperti bocah itu bisa dapat hidup yang layak.
Harusnya dia sekolah dan belajar dan anak itu seperti nya juga tidak sekolah, Karena beberapa kali saya juga melihat saat pagi saya melihat ada di sekitar sana. siang pun di sana.



Friday, July 13, 2018

Menurut Anies Akhir Bulan Juli Akan Ada Uji Sinyal MRT

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedansangat berharap pada uji coba persinyalan akan bisa di lakukan pada akhir bulan juli nanti, Dia pun menyampaikan akan resmikan gardu distribusi listrik untuk operasional Mass Rapid Transit yang terletak di sekitar Taman Sambas Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Semoga saja tidak ada halangan sehingga nanti proses pada uji sistem persinyalan bisa di berjalan dengan baik, mudah-mudahan akhir bulan Juli ini yah bisa di laksanakan, Ujar Anies di lokasi, Pada jumat (13/7/2018).
Gardu Distribusi Listrik tersebut menjadi penerima distribusi aliran listrik yang akan di pasok dari Gardu Induk Pondok Indah dan CSW, Nantinya dari gardu distribusi listrik tersebut yang akan di alirkan pada seluruh gardu yang ada di stasiun MRT untuk MRT fase pertama.
Anies Baswedan menyampaikan ada dua gardu yang ada di lokasi tersebut, di mana terdapat satu gardu nya lagi yang akan menjadi cadangan.. Sehingga lanjut nya jika ada kendala di gardu utama, masih ada cadangan listrik dari gardu lain nya.
Di sisi lain Anies juga menyampaikan pada Fase MRT sepanjang 16 km ini terdapat 13 stasiun, Sampai saat ini proses nya telah mencapai 94,69 persen. dengan rincian pengerjaan proyek depo dan struktur layang 92,5 persen serta struktur bawah tanah 96,87 persen.
Tentu nya lebih dari itu Anies mengatakan dengan pembangunan gardu listrik ini yang berada di bawah tanah menjadi hal yang paling menarik, Diri nya juga sangat yakin akan segera melakukan penerapan sistem pembangunan seperti itu di Jakarta.
Karena seperti yang kita semua ketahui  yah ini kan pertama di bawah tanah, kita harap eksplor kemungkinan melakukan hal seperti ini banyak tempat, ungkap Anies.
Pada 4 April 2018 ketika dua rangkaian kereta MRT tiba di Jakarta, PT MRT Jakarta menyebut uji coba akan di lakukan pada bulan depan. Kala itu Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan operasional MRT Jakarta sesuai jadwal, yakni pada bulan Maret 2019 mendatang.
Tahap-tahap uji coba yang akan di lakukan, yakni pada Agustus 2018 perusahaan akan melakukan integrated testing dan commissioning. Selanjutnya Desember 2018 akan mulai trial run.

Thursday, July 12, 2018

2 Pesawat Maskapai Indigo Airlines Hampir Kecelakaan Di Udara

Dua pesawat Indigo Airlines dengan total penumpang lebih dari 300 orang nyaris bertabrakan di wilayah udara Bengaluru, India. Dua pesawat sudah berjarak 200 kaki atau sekitar 61 meter secara vertikal.

Insiden itu terjadi pada 10 Juli, kedua pesawat komersial itu datang dari arah berlawanan di atas wilayah udara Bengaluru. Beruntung, salah satu pesawat segera di perintahkan mengubah rute.

Kedua pesawat yang sama-sama jenis Airbus A-320. Satu pesawat beroperasi di rute Bangalore-Cochin dan lainnya beroperasi di rute Coimbatore-Hyderabad.
Salah satu pilot diberitahu tentang bahaya potensi tabrakan di udara oleh sistem anti-tabrakan di kokpit. Menurut sumber yang mengetahui kejadian tersebut, kedua pesawat hanya berjarak 200 kaki secara vertikal ketika alarm Traffic Collision Avoidance System (TCAS) berbunyi untuk mencegah bencana.

Pesawat yang menuju Hyderabad membawa 162 penumpang. Pesawat lainnya membawa 166 penumpang. Kedua pesawat berada dalam jarak 8 kilometer ketika sistem penghindaran tabrakan TCAS mereka diaktifkan.

Sistem TCAS-Resolution Advisory telah dipicu dua pesawat kami yang mengoperasikan rute Coimbatore-Hyderabad dan Bangalore-Cochin masing-masing pada 10 Juli. Mengikuti prosedur normal, hal ini telah dilaporkan kepada regulator, bunyi pernyataan IndiGo Airlines.

Pada bulan Mei, sebuah pesawat IndiGo juga terbang sangat dekat dengan pesawat Angkatan Udara India (IAF) di wilayah udara Chennai. Pesawat penumpang kemudian diarahkan untuk membuat jalur aman setelah mendapat peringatan otomatis dari sistem di kokpit.

Dalam insiden 21 Mei itu, kedua pesawat itu hanya berjarak 300 kaki.

Pesawat IndiGo VT-ITW yang beroperasi di rute Visakhapatnam-Bengaluru dan jet Angkatan Udara India berada di jalur tabrakan karena kedua pesawat berada pada jarak hanya 300 kaki dari satu sama lain. Pesawat (militer) berada di ketinggian 24.000 kaki di wilayah udara Chennai. Pesawat IndiGo Airbus A320 sedang dalam pendakian, Ujar salah satu sumber yang mengetahui kejadian tersebut.





Tuesday, July 10, 2018

Hollywood Lirik Tim Bola Thailand Yang Terjebak Di Goa


Penyelamatan 12 anak tim sepak bola junior Thailand dan seorang pelatihnya dari gua telah menjadi pemberitaan media di seluruh dunia. Insiden terjebak di gua yang kebanjiran selama lebih dari dua minggu dan evakuasi secara dramatis itu telah memikat Produsen Hollywood untuk diangkat menjadi film.

Evakuasi 13 orang tim sepak bola oleh para penyelam itu berakhir sukses. Penyelamatan berlangsung beberapa tahap dan telah menewaskan seorang mantan Navy SEAL Thailand.

Mereka terjebak di Gua Tham Luang Nang Non yang kebanjiran sejak 23 Juni. Awalnya, mereka sedang berwisata, namun tiba-tiba gua tersebut dilanda banjir besar. Mereka bertahan hidup di atas gundukan tanah di gua yang kedalamannya mencapai sekitar empat kilometer.

Kisah ini mengingatkan pada penyelamatan 33 penambang Chili yang terperangkap di bawah tanah selama 69 hari pada tahun 2010. Insiden itu kemudian diangkat menjadi film "The 33" pada tahun 2015 yang dibintangi Antonio Banderas.

Mike Medavoy, produser film "The 33" yang masuk nominasi Oscar, mengatakan insiden di Chili dan Thailand memiliki kesamaan. Yakni, sama-sama menampilkan keberanian dalam menghadapi situasi yang mengerikan. Menurutnya, insiden di gua Tham Luang Nang Non itu bisa diangkat menjadi film atau serial televisi.

Produser dari Pure Flix, sebuah studio yang mengkhususkan diri dalam film Kristen dan keluarga, sudah berada di lokasi evakuasi Gua Tham Luang Nang Non. Mengutip laporan AAP, Rabu (11/7/2018), dia telah melakukan wawancara awal untuk materi yang berpotensi dijadikan film.

"Saya melihat ini sebagai Film Hollywood besar dengan bintang-bintang daftar A," kata managing partner Pure Flix, Michael Scott kepada AAP. Pure Flix belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Tim penyelamat telah berpacu dengan waktu dan hujan dalam upaya penyelamatan 12 anak dan pelatih tim sepak bola tersebut. Setiap proses evakuasi dengan berbekal tabung oksigen yang banyak itu telah mewarnai ketegangan.

"Ini adalah kombinasi dari bahaya besar dan kepahlawanan besar," kata agen sastra Judi Farkas, yang mewakili penulis Antonio Mendez untuk penjualan hak film dari bukunya "Argo" untuk film Ben Affleck yang memenangkan Oscar.

Namun, untuk mengangkat insiden di Thailand ke layar lebar itu menghadapi beberapa rintangan.

Pertama, pembuat film harus mengamankan hak dari masing-masing keluarga anak laki-laki, pelatih, dan penyelamat yang ingin mereka gambarkan untuk mendapatkan keterangan pertama dari mereka tentang apa yang terjadi. Kedua, mereplikasi penyelamatan pada layar lebar bisa menelan biaya yang mahal.

Film "The 33" yang mengambil gambar di Kolombia dan Chili memakan biaya produksi sekitar USD24 juta. Menurut Medayov, biaya pembuatan film tentang penyelamatan di Thailand bisa lebih murah. Namun, para pembuat film akan memiliki tantangan tambahan saat penyelamatan berlangsung di dalam air keruh.

Adegan air dan penyelaman akan mahal, kata Farkas. Setiap kali Anda memfilmkan air, harganya mahal.

Penyelamatan di Thailand juga dapat menarik minat dari jaringan televisi. Hingga saat ini belum jelas siapa yang akan menjadi pahlawan jika kejadian itu diangkat dalam  film atau serial televisi.

"Jelas anak-anak adalah inti dari cerita ini," kata Farkas. "Kami belum tahu siapa yang memimpin upaya penyelamatan. Kami tidak memiliki cukup detail dari cerita itu untuk mengetahui sudut pandang siapa yang akan menceritakannya."